Ini Dia… Tempat Wisata di Tanahdatar Lengkap dengan Event Budaya dan Makanan Khasnya

Istana Basa Pagaruyung.

Foto net

ISTANO Basa Pagaruyung terletak di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, dengan jarak 5 kilometer dari Kota Batusangkar dan mudah dijangkau oleh sarana transportasi roda 2 dan roda 4.

Bangunan ini  terdiri dari 11 gonjong, 72 tonggak dan 3 lantai.  Objek wisata ini dilengkapi dengan surau, tabuah  Rangkiang Patah Sambilan, serta fisik bangunan Istano Basa Pagaruyung dilengkapi dengan beragam ukiran yang tiap-tiap bentuk dan warna ukiran  mempunyai falsafah, sejarah dan budaya Minangkabau.

NAGARI TUO PARIANGAN

Foto net

Nagari Tuo Parahiyangan.

Secara historis Nagari Tuo Pariangan merupakan nagari/daerah asal muasal kehidupan nenek moyang  orang Minagkabau  yang berasal dari Gunung Merapi. Di kawasan Nagari Tuo Pariangan terdapat bukti-bukti sejarah : Kuburan Panjang, Masjid Tuo, Sawah Satampang Baniah, Batu Tigo Luhak, dan bukti sejarah lainnya serta objek wisata Air Panas.

Nagari Tuo Pariangan terletak antara Padang Panjang–Batusangkar, dari Kota Batusangkar + 14 Km.

PANORAMA TABEK PATAH

Foto net

Panorama Tabek Patah.

Panorama Alam yang indah dan sejuk, dikelilingi oleh perbukitan dan  hutan pinus.  Tabek Patah ini berasal dari kata tabek (kolam) yang patah menjadi dua bagian,   sebelah utara dinamakan dengan  “Talago Pakis” dan  sebelah selatan  dinamakan  dengan  “Aia Taganang”.  Objek wisata ini terletak di pinggir jalan raya Bukittinggi/Payakumbuh – Batusangkar, dalam Kecamatan Salimpaung. Jarak dari kota Batusangkar + 19 Km.

PANORAMA PUNCAK PATO

Foto net

Puncak Pato.

Objek wisata ini bukti sejarah terjadinya kesepakatan antara kaum adat dan kaum agama yang dikenal dengan sejarah  “Sumpah Satie Bukik Marapalam”.   Kawasan ini juga merupakan benteng pertahanan  Perang Paderi, dengan cuacanya yang sejuk.    Terletak  + 17 km dari kota Batusangkar di Nagari Batubulek Kecamatan  Lintau Buo .

BUKIT SHADUALI INDAH
Sebuah objek wisata alam berbentuk sebuah bukit yang menyerupai sebuah tower sehingga dapat melihat pemandangan ke seantero Kabupaten Tanah Datar (360 derajat).

Foto net

Pesona Shaduali.

BSI berlokasi di Jorong Panti dan Jorong  Pabalutan Nagari Rambatan Kecamatan Rambatan. Hanya dengan waktu 10 menit dari Kota Batusangkar anda telah dapat menginjak kaki di BSI. BSI juga mudah dijangkau dari berbagai kota di Sumatera Barat, seperti dari Padang Panjang, Bukittinggi, Sijunjung, Sawahlunto, Payakumbuh dan Solok, yaitu antara 35 hingga 45 kilometer.

BATU ANGKEK-ANGKEK
Berawal dari mimpi Dt.Bandaro Kayo salah seorang kepala kaum dari suku Piliang, ia didatangi oleh Syech Ahmad dan disuruh untuk mendirikan sebuah perkampungan  yang sekarang di kenal dengan nama  “Kampung Palagan”.   Pada saat pembangunan tonggak pertama terjadi gempa lokal dan hujan panas selama 14 hari 14 malam.  Karena terjadinya peristiwa tersebut diadakanlah musyarawah dan saat musyawarah berlangsung terdengar suara gaib yang berasal dari lobang pemancangan bangunan  bahwa di lokasi tersebut terdapat sebuah batu yang harus dirawat  dengan baik. Sekarang batu ini dikenal dengan batu  “Angkek – angkek”,   untuk mengetahui dapat/tidak tercapainya niat seseorang dapat dilihat dengan ter angkat atau tidaknya batu tersebut .

Foto net

Batu Angkek-angkek.

Objek wisata ini terletak di  Nagari Tanjung Kecamatan Sunggayang  + 11 km dari kotaBatusangkar

RUMAH ADAT KAMPAI NAN PANJANG
Bangunan ini merupakan rumah hunian yang berasitektur khas Minangkabau yang terdiri dari enam  buah biliak  (kamar) dengan bentuk pintu oval dengan ukuran kecil.  Rumah ini telah berumur + 350 tahun, dan keunikan lain bangunan ini di buat tanpa menggunakan paku besi, terletak  +  13 km  dari kota Batusangkar, di Nagari Balimbing Kecamatan Rambatan.

Foto net

Rumah Adat Kampai Nan Panjang.

BALAIRUNG SARI TABEK
Balairungsari Tabek bangunannya terbuat dari kayu dan atap ijuk yang dibangun oleh arsitektur Minangkabau Datuak Tantejo Gurhano sebagai tempat musyawarah adat dan sebagai bukti sejarah yang telah berumur 450 tahun.  Disamping Balairung Sari terdapat juga Medan Nan Bapaneh (tempat bersenda gurau masa dulunya)  dan bukti sejarah lainnya .

Foto net

Balairung Sari Tabek.

Objek wisata ini terletak antara Padang Panjang–Batusangkar,  dari Batusangkar + 14 Km di Nagari Tabek Kecamatan Pariangan

BATU BATIKAM
Batu Batikam merupakan situs Medan Nan Bapaneh yang berfungsi sebagai tempat musyawarah pada masa lampau.   Pada bagian tengah Medan Nan Bapaneh terdapat Batu Batikam (Batu Berlobang)  dari batu andesit.
Konon batu ini berlubang karena ditikam oleh Datuak Parpatih Nan Sabatang sebagai tanda berakhirnya perselisihan dengan Datuak Katamanggungan menyangkut dengan pemakaian adat antara Koto Piliang dengan Bodi Chaniago.

Foto net

Baatu Batikam.

Objek wisata ini terletak di pinggir Jl.Raya Padang Panjang–Batusangkar jarak dari Kota Batusangkar + 5 Km, dalam Nagari Limo Kaum

PRASASTI ADITYAWARMAN
Situs ini merupakan tempat dikumpulkanya prasasti – prasasti yang dikeluarkan Adityawarman yang dahulu ditemukan di sekitar Bukit Gombak.  Kumpulan prasasti tersebut ditulis dengan huruf Jawa Kuno dan Bahasa Sanskerta serta sedikit Bahasa Melayu Kuno.

Foto net

Prasasti Adityawarman.

Isi Prasasti tersebut berupa puji–pujian terhadap Raja Adityawarman.   Terletak +  4 km dari kota Batusangkar dan berada di pinggir jalan raya Batusangkar–Pagaruyung, dalam Nagari Pagaruyung Kecamatan tanjung Emas

KUBURAN PANJANG DATUAK TANTEJO GURHANO
Kuburan ini merupakan makam Datuak Tantejo Gurhano yang  merupakan tokoh arsitek pembuatan Balairungsari – Tabek.   Kuburan ini sangat panjang  + 25,5  yang keunikannya  jika di ukur berkali – kali ukurannya berbeda- beda hingga di kenal dengan  “ Kuburan Panjang “.   Terletak   + 14 km dari kota Batusangkar di Nagari Pariangan Kec.Pariangan

GEDUNG INDO JOLITO

Foto net

Gedung Indo Jolito.

Sebuah bangunan peninggalan Belanda yang dulunya didiami oleh Van der Cappelen.  Sekarang merupakan tempat dilaksanakannya acara-acara pemerintahan dan kemasyarakatan yang terletak di tengah-tengah Kota Batusangkar.

BENTENG VAN DER CAPELLEN
Terletak dalam Kota Batusangkar yang dibangun pada tahun 1824  semasa Perang Paderi.  Di depannya terdapat 2 buah meriam kuno peninggalan Belanda.

ISTANO SI LINDUANG BULAN

foto net

Istano Si Linduang Bulan.

Istano Silinduang Bulan merupakan pengganti Istana Raja Pagaruyung  terakhir yang terbakar pada tahun 1950-an.  Terletak di antara Batusangkar dan Pagaruyung,  yaitu sekitar 1 km dari Istano Basa Pagaruyung.

OLAHRAGA PARALAYANG DI PAYORAPUIH
Salah satu lokasi kegiatan wisata dirgantara yang cukup baik yang telah dilaksanakan  oleh penerjun – penerjun nasional dan international,  kerena satu–satunya memiliki angin timur.  Keindahan alam yang menakjubkan dengan hampran danau yang dikelilingi  oleh bukit  yang indah.

Berada di nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuah, sekitar 32 Km dari Kota Batusangkar.

USTANO RAJO

Foto net

Ustano Rajo.

Adalah komplek makam Raja-Raja Pagaruyung. Terletak 4 kilometer dari Batusangkar.  Selain terdapat 13 buah makam/kuburan dan tiga batang pohon beringin, juga terdapat   “Batu Kasur” , yaitu batu tempat ujian calon-calon Raja Pagaruyung. Terletak antara Batusangkar dan Pagaruyung, yaitu sekitar 3 km dari Kota Batusangkar.

INDUSTRI KERAJINAN PANDAI SIKEK

Foto net

Industri Kerajinan.

Pandai Sikek terkenal dengan keindahan alamnya dan desa ini terkenal sebagai penghasil souvenir dan Cenderamata yang dikenal dengan   “Tenunan dan Ukiran Pandai Sikek “  .
Berada  Nagari Pandai Sikek  Kecamatan  X Koto, sekitar 40 Km dari Kota Batusangkar.

TANJUNG MUTIARA

Foto net

Panorama Tanjung Mutiara.

Tanjung Mutiara merupakan objek wisata bahari (Danau Singkarak) dan satu-satunya di Kabupaten Tanah Datar.  Objek wisata ini ramai dikunjugi oleh para wisatawan terutama pada hari libur dan ketika musim  “balimau”   akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Dekat lokasi ini terdapat sarana akomodasi hotel berbintang satu yakni Singkarak Sumpur Hotel. Objek wisata ini terletak antara Solok–Padang Panjang.   Jarak dari Batusangkar +  30 km, berada di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan

PASAR SAYUR DAN BUAH ORGANIK
Adalah sebuah pasar sayur dan buah organik yang menjual sayur-sayuran dan buah-buahan segar yang siap dipetik dari kebun.  Uniknya sayur dan buah tersebut tidak menggunakan pupuk dari bahan kimia,  tetapi dari bahan alami (organik)  sehingga lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya.

ATRAKSI WISATA DAN KESENIAN TRADISIONAL

PACU JAWI

Foto net

Pacu Jawi.

Adalah permainan anak nagari  di Tanah Datar yang dilaksanakan pada setiap selesai panen dan pada waktu akan menanam padi.  Pacu Jawi di Tanah Datar spesifik karena diadakan di dalam sawah dan penunggangnya ikut berlari bersama jawi-nya.  Pacu Jawi dilaksanakan di Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

DABUIH DAN LUKAH GILO

Foto net

Atraksi Lukah Gilo.

Merupakan permainan anak nagari yang memperagakan dan menggunakan ilmu  kebatinan , dimana para penari sanggup menari-nari dengan mengunakan senjata tajam, api, kaca dan sebagainya yang diiringi bunyi talempong.

ALU KATENTONG
Atraksi ini menampilkan permainan alu (alat menumbuk padi) yang dipukulkan ke lesung dengan variasi pukulan ritmis sehingga menimbulkan irama yang teratur dan indah, permainan ini menggunakan 8 buah alu yang dimainkan oleh 8 orang wanita.

Foto net

Alu Katentong.

MAKANAN TRADISIONAL

LAMANG TAPAI
Lamang Merupakan makanan khas tradisional Kabupaten Tanah Datar yang terbuat dari  ketan putih yang  dibakar dan disajikan lengkap dengan tapainya yang terbuat dari ketan hitam.

SARI KAYO
Sari kayo makanan yang  penyajiannya dicampur  dengan  ketan/lamang

DADIAH

Foto net

Dadiah.

Makanan yang berasal dari susu murni kerbau yang disimpan dalam tabung bambu, rasanya khas, enak dan gurih.

BIKA
Wisatawan yang berkunjung ke  Kecamatan  X Koto dapat mencicipi makanan teradisional ini  serta dapat langsung melihat sistim pembuatannya yang dipanggang di atas tungku ,  rasanya khas dan enak.

Foto net

Bika.

(pagaruyungtour.blogspot.co.id)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »